Sejarah

Sejarah KUA Ulumanda

Sejarah Singkat KUA Kecamatan Ulumanda

 

 

Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Ulumanda terbentuk seiring dengan pemekaran Kecamatan Ulumanda dari kecamatan induk, Malunda. Kehadirannya merupakan jawaban atas kebutuhan masyarakat di wilayah pegunungan Majene akan pelayanan keagamaan yang lebih dekat dan terjangkau.

Poin Penting Perkembangan:

  • Pemekaran & Kemandirian: Pasca terbentuknya Kecamatan Ulumanda, pelayanan administrasi keagamaan yang semula menginduk ke KUA Malunda mulai dikelola secara mandiri demi efisiensi birokrasi.
  • Pembangunan Infrastruktur: Pemerintah melalui Kementerian Agama membangun gedung kantor di Ulumanda sebagai pusat layanan nikah, manasik haji, serta pengelolaan zakat dan wakaf bagi masyarakat setempat.
  • Sinergi Adat & Agama: Dalam perjalanannya, KUA Ulumanda berperan penting dalam menyelaraskan hukum Islam dengan kearifan lokal masyarakat Mandar di wilayah pedalaman.
  • Era Digital: Saat ini, KUA Ulumanda terus bertransformasi melalui program Revitalisasi KUA, menghadirkan pelayanan berbasis digital (SIMKAH) untuk menjangkau seluruh pelosok desa di Kecamatan Ulumanda.